My Blog List

Pages

Total Readers

shinhoney.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Henny Honey
Wellcome to my blog ^^ Blog ini berisi semua hal yang aku sukai enjoy at my blog ^^
Lihat profil lengkapku

Followers

RSS

TIMELESS...

Suara sirine Ambulans itu membawa setitik cahaya untuk Orion. Sebuah kehidupan baru untuknya. Operasi transplantasi jantung itu berjalan cukup lama. Seketika setelah pemasangan jantung baru detak jantung Orion terhenti. Namun akhirnya jantung Orion kembali berdetak.
Operasi tersebut berjalan lancar.
Berapa hari kemudian Orion tersadar. Seketika teringat ia akan suatu kejadian, saat seorang gadis disandera seorang mafia dan mafia itu saling menodongkan pistol dengan seorang polisi. Saat terlintas ingatan itu tiba-tiba dadanya terasa sakit. Ia melihat ke sekeliling ruangan, ia berada di sebuah rumah sakit, dan tampak di depan pintu dua orang pengawalnya sedang berbicara pada perawat di Rumah Sakit ini. Ia ingat berapa hari yang lalu saat ia merasakan dadanya begitu sesak dan ia tak mengingat apapun setelah itu.
Malam itu ia mengendarai mobilnya sendirian. Tiba-tiba bayangannya kabur, terlintas bayangan seorang gadis tersenyum manis di dalam fikirannya. Entah siapa gadis itu, ia selalu muncul dalam fikiran Orion sejak ia usai menjalani transplantasi jantung itu.
Pikirannya kalut. Ia berusaha melupakan yang pernah terjadi. Tiba-tiba saat ia melintasi sebuah cafe, ia merasa tidak asing dengan cafe itu. Ia berhenti dan ia meliaht seorang gadis tengah duduk sendirian menunggui cafe itu. Terlintas kembali bayangan gadis yang menghantui fikirannya, sangat mirip dengan gadis yang ada di cafe itu. Gadis itu melihat ke arah Orion yang sejak tadi memperhatikannya. Tiba-tiba dada Orion terasa sesak kembali, membuat Orion tampak
“Hey! Tuan? Anda tidak apa-apa??”tanya gadis itu seraya membantu Orion duduk di kursi di depan cafe itu
Orion hanya tediam, dia mengamati sekelilingnya
“Duduklah, aku akan mengambilkanmu minuman” kata gadis itu ramah
Orion masih merasa aneh dan kebingungan, ia merasa sangat mengenal cafe ini. Padahal seingatnya ia tak pernah datang kesini. Gadis itu kembali dengan membawa segelas air dingin.
“Nona boleh aku tau siapa namamu?” tanya Orion pada gadis itu
“Namaku Sunny, ada perlu apa tuan kesini?” tanya Sunny
“Nona apa kita pernah bertemu sebelumnya?”
“Ehm... sepertinya belum tuan,” jawab Sunny
“Aku merasa seperti tidak asing dengan tempat ini” kata Orion
“Saya pemilik cafe ini. Mungkin anda pernah mengunjungi cafe ini tuan, silahkan diminum tuan” kata Sunny sembari menyodorkan minuman itu kepada Orion. Tanpa sengaja Orion memegang tangan gadis itu. Sunny terlihat tersinggung dan ia berlalu pergi meninggalkan Orion sendirian. Orion terdiam. Saat ia melihat ke sekeliling cafe dan berusaha mengingatnya, ia melihat sebuah foto. Foto Sunny bersama seorang pria. Pria itu tak asing baginya.
Di rumah, Orion masih berusaha mengingat pria itu dan semua kejadian yang menghantui pikirannya. Saat itu juga ia terlintas bayangan saat seorang polisi muda yang terlibat dalam aksi menegangkan saling menodongkan pistol dan seseorang mafia yang menyandera seorang gadis. Di saat mengingat hal itu ditegaknya kembali minuman yang ada ditangannya. Teringat saat itu tanpa sengaja mafia itu menembakkan pistol dan mengenai kepala polisi itu. Seketika rasa sedih yang begitu hebat menyelimuti benaknya.
Saat itu ia terfikir untuk langsung pergi menyelinap ke dalam rumah sakit tempat ia melakukan transplatansi jantung. Dia mencari berkas-berkas pendonor jantung yang telah mendonorkan jantung untuknya karena ia berfikir mungkin itulah penyebab munculnya bayangan-bayangan yang selama ini menghantuinya. Saat ia menemukan berkas yang ia cari, tepat seperti apa yang ia fikirkan. Pendonor jantung Orion bernama Marshall, seorang polisi yang meninggal sehari sebelum ia transplatasi jantung. Polisi yang ia lihat tertembak dalam kejadian yang selalu membayanginya itu. Seketika itu dia sangat sedih, ia menjatuhkan berkas itu ketika mengingat polisi itu, ia memegang dadanya dan menangisinya.
Ia teringat satu benda saat kejadian itu. Ia berlari ke dalam rumah mencari benda itu di dlam kotak-kotak di penyimpanannya. Di buangnya ke lantai semua barang yang bukan ia cari.
“Mars!!” Teriak seorang gadis cantik dengan rambut sebahu ke arah Marshall,
            Mars mengacak-acak rambut gadis itu
            “Hey kamu selalu melakukan ini” kata gadis yang bernama Sunny itu sembari membenahi rambutnyaa
Mars hanya tersenyum dan menyemprotkan air ke arah Sunny, Sunny membalasnya
Seketika bayangan Sunny dan polisi itu terlintas kembali. Terlihat dalam bayangannya Sunny dan Mars sangat bahagia. Dan ia menemukannya. Sebuah kalung hati. Dibukanya kalung itu, ada foto sepasang kekasih di dalamnya. Mereka adalah Polisi itu dan Sunny.
Saat kejadian itu, Mars seorang polisi muda, ia turun dari mobilnya mengganti jasnya dengan jaket anti peluru. Seluruh polisi mengepung tempat itu. Tampak seorang mafia menyandera Sunny, kekasih Mars. Mafia itu tampak terpojok ia menodongkan pistolnya ke arah Sunny. Mars berusaha mendekat
“Hey! Apa maumu? Kau sudah terkepung, menyerahlah, lepaskan gadis itu” kata Mars pada mafia itu sambil mengangkat kedua tangannya membuktikan bahwa ia tak membawa senjata
“Pergilah!! Menjauh!!! Atau aku akan menembak kepala gadis ini!!” teriak mafia itu
Saat itu Mars langsung mengambil pistolnya dan mengarahkan pada mafia itu.
“Mars!!!” teriak Sunny
“Jika kalian tidak mau menjauh maka Gadis ini akan mati!!!” teriak mafia itu
“Lepaskan dia!” teriak Mars
Suasana semakin menegang, tiba-tiba seorang polisi lain di belakang Mars menembakkan pistolnya dan hampir mengenai mafia itu, Mafia itu marah dan menembak ke arah polisi itu, namun tanpa sengaja peluru itu meleset mengenai Kepala Mars. Seketika Mars terjatuh. Mafia itu dan Sunny terkejut.
Seminggu setelah kejadian itu, Mars koma, Sunny hanya terdiam di samping tempat tidur Mars. Air matanya menetes teringat Mars mempertaruhkan nyawa Mars untuk menyelamatkannya.
Di sisi lain Orion merasakan dadanya sangat sakit, ia terjatuh pingsan dan 2 orang pengawalnya berusaha menyadarkannya. Sementara itu Semua orang mendoakan Mars agar jika ia tak mampu bertahan, ia akan pergi dengan tenang. Sunny hanya biasa menangis tanpa berani menatap Mars. Sungguh ia tak ingin berpisah dengan Mars. Keesokan harinya tampak seorang dokter menemani ayah Mars menandatangani sebuah berkas, Mars ingin mendonorkan jantungnya jika ia tiada
Kembali pada saat kejadian baku tembak itu terjadi setelah Mars tertembak. Kemudian datanglah mobil anggota mafia itu. Akhirnya Mafia itu berhasil kabur bersama uang hasil kejahatannya. Di lemparkannya koper itu dan ia menunduk ke dalam mobil. Sang Mafia melepaskan penutup wajahnya dan tersenyum puas. Mafia itu adalah Orion. Saat Orion akan melepaskan sarung tangannya ia menemukan sebuah kalung melilit di tangannya. Lalu ia memasukkan kalung itu ke dalam bajunya.
Orion ingat betul semua kejadian itu. Ia sangat menyesali semuanya. Setelah mengingat semua yang terjadi, ia tau kenapa bayangan Sunny selalu ada di fikirannya. Sunny adalah kekasih Mars, polisi yang ia bunuh waktu itu. Orang yang ia bunuh ternyata telah menyelamatkan hidupnya dengan mendonorkan jantungnya kepada Orion. Orion hidup dengan jantung Mars. Orion begitu menyesal. Setelah ia menemukan kembali kalung itu di dalam sebuah kotak miliknya, ia pergi menemui Sunny di cafe
Sunny tampak kebingungan kenapa Orion datang lagi dengan wajah tertunduk dan ia menyodorkan sebuah benda kepada Sunny. Sunny hanya melihatnya. Di tatapnya lekat-lekat dan diterimanya benda itu. Meneteslah air mata Sunny. Di dekapnya baik-baik benda itu. Kalungnya, kalung pemberian Mars untuknya yang hilang saat kejadian itu. Sunny tak mampu berbuat apa-apa lagi ia mulai mengerti sekarang siapa Orion. Orion lemas, ia berlutut dan menangis di hadapan Sunny, ia sungguh menyesali perbuatannya dulu. Dalam kalung itu tertuliskan
“ We both agree this is timeless Love...”
Mars love sunny



Diadaptasi dari sebuah MV  berjudul Timeless [Korean version] ZHANG LI YIN FT. XIAH JUNSU

An dwae yo nal no a beo ri myeon
Him deul eo do yeo gi deo meo mul lo yo
Jo geum man do bol su i da myeon
Nam eun sa rang man keum uso bol taen dae

Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han bon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby
Timeless...
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love

Sae sang eun da ga ji man
Seul peum ma jo ham kkae ga neun geon ga yo
No mu geu ri wo
Ddo nal bul ro bun geu dae
Ma eum bbun in sang cho man mo mul gaet jyo

To hae haen nun mul sam ki myeon
Geu ddae so ya ar gae dwir kka yo
Nae son jab a yo
Ddo na gae mal a yo

Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han beon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby... Timeless
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love

Yeah
Baby it's timeless
Hold tight, baby... timeless
Dol a gal su i do rok
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree..
This is timeless..
This is timeless... love
--------------------------------

TRANSLATION

ENGLISH
You can't leave me
Stay here even if it's hard
If I can see you just a bit more
I'd smile for the amount of love left

Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love

I'll be leaving with the world
But will sadness also go with me?
You call for me for you are yearning
I will only leave scars on the door to your heart

Will I know after I swallow the tears that I've heaved from inside of me?
Hold my hand so I can't leave

Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love

Yeah yeah yeah yeah
Baby, it's timeless
Oh baby it's timeless
Timeless, so I can go back
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
--------------------------------
INDONESIA

Kau tidak bisa meninggalkanku
Tinggallah di sini bahkan jika sulit
Jika aku dapat melihatmu sedikit lagi
Aku akan tersenyum untuk jumlah cinta yang tersisa

Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi

Aku akan meninggalkan dunia
Tapi akankah kesedihan juga akan pergi bersamaku?
Kau memintaku untuk merindukanmu
Aku hanya akan meninggalkan bekas di pintu hatimu

Apakah aku tahu setelah aku menelan air mata
aku menghela dari dalam diriku?
Pegang tanganku jadi aku tidak bisa pergi

Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi

Yeah yeah yeah yeah
Sayang, itu abadi
Oh sayang itu abadi
Abadi, sehingga aku bisa kembali
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar