Suara sirine Ambulans itu membawa
setitik cahaya untuk Orion. Sebuah kehidupan baru untuknya. Operasi
transplantasi jantung itu berjalan cukup lama. Seketika setelah pemasangan
jantung baru detak jantung Orion terhenti. Namun akhirnya jantung Orion kembali
berdetak.
Operasi tersebut berjalan lancar.
Operasi tersebut berjalan lancar.
Berapa hari kemudian Orion tersadar. Seketika
teringat ia akan suatu kejadian, saat seorang gadis disandera seorang mafia dan
mafia itu saling menodongkan pistol dengan seorang polisi. Saat terlintas
ingatan itu tiba-tiba dadanya terasa sakit. Ia melihat ke sekeliling ruangan, ia
berada di sebuah rumah sakit, dan tampak di depan pintu dua orang pengawalnya
sedang berbicara pada perawat di Rumah Sakit ini. Ia ingat berapa hari yang
lalu saat ia merasakan dadanya begitu sesak dan ia tak mengingat apapun setelah
itu.
Malam itu ia mengendarai mobilnya sendirian.
Tiba-tiba bayangannya kabur, terlintas bayangan seorang gadis tersenyum manis
di dalam fikirannya. Entah siapa gadis itu, ia selalu muncul dalam fikiran
Orion sejak ia usai menjalani transplantasi jantung itu.
Pikirannya kalut. Ia berusaha melupakan yang
pernah terjadi. Tiba-tiba saat ia melintasi sebuah cafe, ia merasa tidak asing
dengan cafe itu. Ia berhenti dan ia meliaht seorang gadis tengah duduk
sendirian menunggui cafe itu. Terlintas kembali bayangan gadis yang menghantui
fikirannya, sangat mirip dengan gadis yang ada di cafe itu. Gadis itu melihat
ke arah Orion yang sejak tadi memperhatikannya. Tiba-tiba dada Orion terasa
sesak kembali, membuat Orion tampak
“Hey! Tuan? Anda tidak apa-apa??”tanya gadis
itu seraya membantu Orion duduk di kursi di depan cafe itu
Orion hanya tediam, dia mengamati
sekelilingnya
“Duduklah, aku akan mengambilkanmu minuman”
kata gadis itu ramah
Orion masih merasa aneh dan kebingungan, ia
merasa sangat mengenal cafe ini. Padahal seingatnya ia tak pernah datang kesini.
Gadis itu kembali dengan membawa segelas air dingin.
“Nona boleh aku tau siapa namamu?” tanya
Orion pada gadis itu
“Namaku Sunny, ada perlu apa tuan kesini?”
tanya Sunny
“Nona apa kita pernah bertemu sebelumnya?”
“Ehm... sepertinya belum tuan,” jawab Sunny
“Aku merasa seperti tidak asing dengan tempat
ini” kata Orion
“Saya pemilik cafe ini. Mungkin anda pernah
mengunjungi cafe ini tuan, silahkan diminum tuan” kata Sunny sembari
menyodorkan minuman itu kepada Orion. Tanpa sengaja Orion memegang tangan gadis
itu. Sunny terlihat tersinggung dan ia berlalu pergi meninggalkan Orion sendirian.
Orion terdiam. Saat ia melihat ke sekeliling cafe dan berusaha mengingatnya, ia
melihat sebuah foto. Foto Sunny bersama seorang pria. Pria itu tak asing
baginya.
Di rumah, Orion masih berusaha mengingat pria
itu dan semua kejadian yang menghantui pikirannya. Saat itu juga ia terlintas bayangan
saat seorang polisi muda yang terlibat dalam aksi menegangkan saling
menodongkan pistol dan seseorang mafia yang menyandera seorang gadis. Di saat
mengingat hal itu ditegaknya kembali minuman yang ada ditangannya. Teringat
saat itu tanpa sengaja mafia itu menembakkan pistol dan mengenai kepala polisi
itu. Seketika rasa sedih yang begitu hebat menyelimuti benaknya.
Saat itu ia terfikir untuk langsung pergi
menyelinap ke dalam rumah sakit tempat ia melakukan transplatansi jantung. Dia mencari
berkas-berkas pendonor jantung yang telah mendonorkan jantung untuknya karena
ia berfikir mungkin itulah penyebab munculnya bayangan-bayangan yang selama ini
menghantuinya. Saat ia menemukan berkas yang ia cari, tepat seperti apa yang ia
fikirkan. Pendonor jantung Orion bernama Marshall, seorang polisi yang
meninggal sehari sebelum ia transplatasi jantung. Polisi yang ia lihat
tertembak dalam kejadian yang selalu membayanginya itu. Seketika itu dia sangat
sedih, ia menjatuhkan berkas itu ketika mengingat polisi itu, ia memegang
dadanya dan menangisinya.
Ia teringat satu benda saat kejadian itu. Ia
berlari ke dalam rumah mencari benda itu di dlam kotak-kotak di penyimpanannya.
Di buangnya ke lantai semua barang yang bukan ia cari.
“Mars!!” Teriak seorang gadis cantik dengan
rambut sebahu ke arah Marshall,
Mars mengacak-acak rambut gadis itu
“Hey kamu selalu melakukan ini” kata
gadis yang bernama Sunny itu sembari membenahi rambutnyaa
Mars hanya tersenyum dan menyemprotkan air ke
arah Sunny, Sunny membalasnya
Seketika bayangan Sunny dan polisi itu
terlintas kembali. Terlihat dalam bayangannya Sunny dan Mars sangat bahagia. Dan
ia menemukannya. Sebuah kalung hati. Dibukanya kalung itu, ada foto sepasang
kekasih di dalamnya. Mereka adalah Polisi itu dan Sunny.
Saat kejadian itu, Mars seorang polisi muda,
ia turun dari mobilnya mengganti jasnya dengan jaket anti peluru. Seluruh
polisi mengepung tempat itu. Tampak seorang mafia menyandera Sunny, kekasih
Mars. Mafia itu tampak terpojok ia menodongkan pistolnya ke arah Sunny. Mars
berusaha mendekat
“Hey! Apa maumu? Kau sudah terkepung,
menyerahlah, lepaskan gadis itu” kata Mars pada mafia itu sambil mengangkat
kedua tangannya membuktikan bahwa ia tak membawa senjata
“Pergilah!! Menjauh!!! Atau aku akan menembak
kepala gadis ini!!” teriak mafia itu
Saat itu Mars langsung mengambil pistolnya
dan mengarahkan pada mafia itu.
“Mars!!!” teriak Sunny
“Jika kalian tidak mau menjauh maka Gadis ini
akan mati!!!” teriak mafia itu
“Lepaskan dia!” teriak Mars
Suasana semakin menegang, tiba-tiba seorang
polisi lain di belakang Mars menembakkan pistolnya dan hampir mengenai mafia
itu, Mafia itu marah dan menembak ke arah polisi itu, namun tanpa sengaja
peluru itu meleset mengenai Kepala Mars. Seketika Mars terjatuh. Mafia itu dan
Sunny terkejut.
Seminggu setelah kejadian itu, Mars koma,
Sunny hanya terdiam di samping tempat tidur Mars. Air matanya menetes teringat
Mars mempertaruhkan nyawa Mars untuk menyelamatkannya.
Di sisi lain Orion merasakan dadanya sangat sakit,
ia terjatuh pingsan dan 2 orang pengawalnya berusaha menyadarkannya. Sementara
itu Semua orang mendoakan Mars agar jika ia tak mampu bertahan, ia akan pergi
dengan tenang. Sunny hanya biasa menangis tanpa berani menatap Mars. Sungguh ia
tak ingin berpisah dengan Mars. Keesokan harinya tampak seorang dokter menemani
ayah Mars menandatangani sebuah berkas, Mars ingin mendonorkan jantungnya jika
ia tiada
Kembali pada saat kejadian baku tembak itu
terjadi setelah Mars tertembak. Kemudian datanglah mobil anggota mafia itu. Akhirnya
Mafia itu berhasil kabur bersama uang hasil kejahatannya. Di lemparkannya koper
itu dan ia menunduk ke dalam mobil. Sang Mafia melepaskan penutup wajahnya dan
tersenyum puas. Mafia itu adalah Orion. Saat Orion akan melepaskan sarung
tangannya ia menemukan sebuah kalung melilit di tangannya. Lalu ia memasukkan
kalung itu ke dalam bajunya.
Orion ingat betul semua kejadian itu. Ia
sangat menyesali semuanya. Setelah mengingat semua yang terjadi, ia tau kenapa
bayangan Sunny selalu ada di fikirannya. Sunny adalah kekasih Mars, polisi yang
ia bunuh waktu itu. Orang yang ia bunuh ternyata telah menyelamatkan hidupnya
dengan mendonorkan jantungnya kepada Orion. Orion hidup dengan jantung Mars. Orion
begitu menyesal. Setelah ia menemukan kembali kalung itu di dalam sebuah kotak
miliknya, ia pergi menemui Sunny di cafe
Sunny tampak kebingungan kenapa Orion datang
lagi dengan wajah tertunduk dan ia menyodorkan sebuah benda kepada Sunny. Sunny
hanya melihatnya. Di tatapnya lekat-lekat dan diterimanya benda itu. Meneteslah
air mata Sunny. Di dekapnya baik-baik benda itu. Kalungnya, kalung pemberian
Mars untuknya yang hilang saat kejadian itu. Sunny tak mampu berbuat apa-apa
lagi ia mulai mengerti sekarang siapa Orion. Orion lemas, ia berlutut dan
menangis di hadapan Sunny, ia sungguh menyesali perbuatannya dulu. Dalam kalung
itu tertuliskan
“ We both agree this is timeless Love...”
Mars love sunny
Diadaptasi
dari sebuah MV berjudul Timeless [Korean
version] ZHANG LI YIN FT. XIAH JUNSU
An dwae yo nal no a beo ri myeon
Him deul eo do yeo gi deo meo mul lo yo
Jo geum man do bol su i da myeon
Nam eun sa rang man keum uso bol taen dae
Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han bon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby
Timeless...
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love
Sae sang eun da ga ji man
Seul peum ma jo ham kkae ga neun geon ga yo
No mu geu ri wo
Ddo nal bul ro bun geu dae
Ma eum bbun in sang cho man mo mul gaet jyo
To hae haen nun mul sam ki myeon
Geu ddae so ya ar gae dwir kka yo
Nae son jab a yo
Ddo na gae mal a yo
Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han beon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby... Timeless
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love
Yeah
Baby it's timeless
Hold tight, baby... timeless
Dol a gal su i do rok
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree..
This is timeless..
This is timeless... love
--------------------------------
TRANSLATION
ENGLISH
Him deul eo do yeo gi deo meo mul lo yo
Jo geum man do bol su i da myeon
Nam eun sa rang man keum uso bol taen dae
Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han bon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby
Timeless...
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love
Sae sang eun da ga ji man
Seul peum ma jo ham kkae ga neun geon ga yo
No mu geu ri wo
Ddo nal bul ro bun geu dae
Ma eum bbun in sang cho man mo mul gaet jyo
To hae haen nun mul sam ki myeon
Geu ddae so ya ar gae dwir kka yo
Nae son jab a yo
Ddo na gae mal a yo
Timeless...
I byeol eun a ni jyo
Han beon eui sarm i ra myeon
Ji geum oo rin dae
Hold tight, baby... Timeless
I ga seum ae mud o yo
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree
This is timeless love
Yeah
Baby it's timeless
Hold tight, baby... timeless
Dol a gal su i do rok
Sun gan eui yeol byeong cho rom
Jam shi man a peul bbun i ni
We both agree..
This is timeless..
This is timeless... love
--------------------------------
TRANSLATION
ENGLISH
You can't leave me
Stay here even if it's hard
If I can see you just a bit more
I'd smile for the amount of love left
Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
I'll be leaving with the world
But will sadness also go with me?
You call for me for you are yearning
I will only leave scars on the door to your heart
Will I know after I swallow the tears that I've heaved from inside of me?
Hold my hand so I can't leave
Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
Yeah yeah yeah yeah
Baby, it's timeless
Oh baby it's timeless
Timeless, so I can go back
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
Stay here even if it's hard
If I can see you just a bit more
I'd smile for the amount of love left
Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
I'll be leaving with the world
But will sadness also go with me?
You call for me for you are yearning
I will only leave scars on the door to your heart
Will I know after I swallow the tears that I've heaved from inside of me?
Hold my hand so I can't leave
Timeless, it isn't separation is it?
If there's one life, it's us now
Hold tight baby, timeless
Stain it on this heart
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
Yeah yeah yeah yeah
Baby, it's timeless
Oh baby it's timeless
Timeless, so I can go back
For it will only hurt like a moment's fever
We both agree
This is timeless love
--------------------------------
INDONESIA
Kau tidak bisa
meninggalkanku
Tinggallah di sini bahkan jika sulit
Jika aku dapat melihatmu sedikit lagi
Aku akan tersenyum untuk jumlah cinta yang tersisa
Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi
Aku akan meninggalkan dunia
Tapi akankah kesedihan juga akan pergi bersamaku?
Kau memintaku untuk merindukanmu
Aku hanya akan meninggalkan bekas di pintu hatimu
Apakah aku tahu setelah aku menelan air mata
Tinggallah di sini bahkan jika sulit
Jika aku dapat melihatmu sedikit lagi
Aku akan tersenyum untuk jumlah cinta yang tersisa
Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi
Aku akan meninggalkan dunia
Tapi akankah kesedihan juga akan pergi bersamaku?
Kau memintaku untuk merindukanmu
Aku hanya akan meninggalkan bekas di pintu hatimu
Apakah aku tahu setelah aku menelan air mata
aku menghela dari dalam
diriku?
Pegang tanganku jadi aku tidak bisa pergi
Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi
Pegang tanganku jadi aku tidak bisa pergi
Abadi, tidakkah ini perpisahan?
Jika ada satu kehidupan, itu kami sekarang
Pegang erat sayang, abadi
Noda di hati ini
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi
Yeah yeah yeah yeah
Sayang, itu abadi
Oh sayang itu abadi
Abadi, sehingga aku bisa kembali
Karena hanya akan merugikan seperti demam sesaat
Kami berdua setuju
Ini adalah cinta abadi







0 komentar:
Posting Komentar